banner

20_12

author photo

Hal Apa Saja Yang Menjadikan Perbedaan Budaya Pada Masyarakat Indonesia?

 

Hal Apa Saja Yang Menjadikan Perbedaan Budaya Pada Masyarakat Indonesia

Indonesia adalah negara kepulauan dengan 16 ribu lebih pulau, tersebar dari Sabang hingga Merauke. Maka sudah menjadi keniscayaan Indonesia memiliki keanekaragaman dalam segala aspek masayarakat dan kehidupan .Keragaman budaya di Indonesia adalah ciri dan jati diri Bangsa. Sesuai dengan Semboyan Bhineka tunggal ika.

 

 

Dalam memahami fakta perihal masyarakat majemuk, selain budaya, suku, tiap kelompok masyarakat yang terdiri dari berbagai kebudayaan disetiap daerah memiliki akulturasi atau pencampuran kebudayaan yang pasti terjadi disetiap kebudayaan yang dimiliki suku-suku yang ada didaerah tersebut.   

 

Berikut adalah 12 Hal Apa Saja Yang Menjadikan Perbedaan Budaya Pada Masyarakat Indonesia. Berikut penjelasannya :


1. Adat-istiadat   


perbedaan budaya


Faktor adat istiadat ini memiliki nilai yang tidak bersifat universal artinya adat istiadat itu belaku untuk satu suku/kelompok yang menerima nilai tersebut. Sedangkan suku/kelompok yang lain tidak. sehingga nilai adat istiadat antara suatu daerah dengan daerah lainya akan berbeda-beda.

Contoh: adat istiadat masyarakat suku Batak dengan masyarakat suku Sunda pasti berbeda. Hal ini juga berlaku  untuk suku-suku lainya di seluruh indonesia sehingga menjadikan adanya perbedaan adat istiadat dan budaya pada masyarakat indonesia.

 

2. Agama  

Faktor agama merupakan faktor yang sangat mempengaruhi norma dan nilai, hal ini dikarenakan masing-masing agama memiliki praktek dan ajaran ibadahnya masing-masing.  Masuknya agama kedalam suatu suku/kelompok masayarakat juga memengaruhi perkembangan adat istiadat dan budaya pada setiap suku.

 

Faktor agama ini juga dapat menyebabkan terjadinya perbedaan-perbedaan pada adat istiadat budaya.  Bangsa Indonesia sejak zaman dahulu sudah memiliki kepercayaan animisme dan dinamisme sebelum masuknya agama-agama ke Indonesia. Perkembangan selanjutnya berupa adanya tradisi dari masyarakat yang merupakan pencampuran antara kepercayaan lokal dengan agama.  Contoh singkat : tradisi tahlilan, tradisi malam satu syuro, dll.

 

3. Wilayah  

Indonesia terletak diwilayah yang sangat strategis. Letak geografis Indonesia diapit antara dua benua, benua Asia dan benua Australia, serta diantara dua samudra, yaitu Samudra Pasifik dan samudra Hindia.  Karena letak geografis tersebut, menjadikan Indonesia sangat terbuka dan sangat memudahkan terjadi kontak budaya dengan budaya dari bangsa-bangsa asing yang datang melalui jalur laut. 

 

Sehingga faktor wilayah  mempengaruhi adanya perbedaan nilai budaya dan norma disetiap wilayah.   

 

4. Cuaca/Iklim  

Berdasarkan pembagian iklim atau cuaca, Indonesia termasuk memiliki  iklim tropis. Iklim di suatu wilayah/daerah akan berbeda dengan wilayah lain, hal ini disebut dengan iklim setempat. Faktor iklim setempat ini bisa mengakibatkan adanya perbedaan kebiasan dan cara hidup masyarakat. Hal ini mempengaruhi pula pola perilaku masyarakatnya sebagai bentuk dari adaptasi terhadap kondisi cuaca/iklim. Yang pada akhirnya mempengaruhi budaya masyarakat.     

 

5. Suku  

Faktor suku yaitu adanya bermacam-macam suku di Indonesia misalnya suku Sunda, Jawa , Batak, Minang dan lain-lain. Masing-masing  suku mempunyai nilai budaya dan norma yang berbeda. Misalnya di Jawa Barat jika ada pernikahaan yang melamar adalah pihak laki-Laki, berbeda dengan di Sumatra barat yang melamar adalah pihak Perempuan.   

 

6. Tradisi/Kebiasaan  

Faktor Tradisi/Kebiasaan juga merupakan faktor yang menjadi penyebab perbedaan budaya  di indonesia, hal ini disebabkan oleh rutinitas penduduk dalam melaksanakan sesuatu hal atau pekerjaan. 

Contoh : di pesantren para santri sudah terbiasa membaca Al- Quran dan salat, tetapi orang yang berada di luar pesantren belum tentu terbiasa melaksanakan aktivitas keagaaman secara disiplin setiap hari seperti shalat dan membaca AL-Quran. Masyarakat disekitar pesantren juga cenderung memiliki tradisi yang dipengaruhi oleh tradisi pesantren. Sehingga tradisi masyarakat pesantren mempengaruhi kebudayaan masyarakat disekitarnya.

 

jelaskan penyebab keberagaman suku bangsa dan budaya di indonesia


7. Sejarah  dan  letak geografis  

Menurut sejarah, dijelaskan asal ususl bangsa Indonesia, yaitu berawal dari para imigran yang berasal dari wilayah Yunan Selatan/Indocina. Ketika itu masyarakat di Yunan Selatan telah  berkembang dan membawa budaya ke Indonesia. Proses datangnya imigran dari Yunan Selatan dilakukan terjadi secara bertahap selama berabad-abad.

 

8. Eksternal/Pengaruh dari luar

Faktor eksternal/Pengaruh dari luar : faktor ini banar-benar tidak terbatas. Sebagai contoh untuk masyarakat dan kebudayaan diwilayah Jawa Tengah, kemudian mengalami pengaruh dari masyarakat dan kebudayaan Jawa Timur. Maka dalam hal ini Jawa Timur itu termasuk pengaruh dari luar bagi masyarakat dan kebudayaan Jawa tengah.Ini berlaku dua arah dan terjadi terus menerus, kedua masyarakat dan budaya di dua lokasi bebeda ini saling mempengaruhi.

 

Faktor eksternal ini juga termasuk dari bangsa-bangsa asing baik yang pernah menjajah Indonesia seperti Belanda, Portugis, Spanyol maupun yang mengadakan perjanjian kerjasama perdagangan, dll. Misalnya di Indonesia bagian timur banyak yang menganut agama kristen karena pengaruh bangsa portugis dan bangsa spanyol, sedangkan di bagian barat banyak yang menganut agama islam karena terpengaruh Kekhalifahan Turki ustmaniyah dan pedagang dari semenanjung Arab.   

 

9. Diturunkan Nenek Moyang  

Diturunkan dari nenek moyang ini, bisa juga dikatakan sebagai suatu tradisi turun-temurun setiap keluarga. Misalnya bahasa Jawa yang ternyata berbeda-beda disetiap wilayah, walaupun namanya itu sama-sama bahasa Jawa.

 

Ini disebabkan karena karena nenek moyangnya mengajarkan berkomunikasi dengan menggunakan bahasa tersebut sehingga diturunkan dari generasi awal terus ke generasi selanjutnya, dan setiap wilayah mengalami perubahan bahasa, sehingga bahasa yang digunakan menjadi berbeda-beda, Meskipun perbedaanya tidak besar sekali. Karena bahasa dasarnya tetap bahasa jawa, sehingga ketika berkomunikasi masih bisa dipahami maksudnya.

 

mengapa budaya indonesia sangat beraneka ragam

10. Mobilisasi  

Mobilisasi/perpindahan orang dari suatu wilayah ke wilayah baru mampu menciptakan kebudayaan yang baru. Misalnya orang Jawa melakukan transmigrasi dan menetap di Palembang. Pada akhirnya kebiasaan, tradisi, budaya orang jawa tersebut mengalami pencampuran dengan kebiasaan, tradisi dan budaya Palembang (Akulturasi budaya).   

 

11. Jarak lingkungan  

Adanya jarak lingkungan yang berbeda sudah pasti mempengaruhi terjadinya perbedaan budaya. Contohnya budaya diwilayah Sumatera selatan pasti berbeda dengan budaya di daerah Jawa Barat. Tidak saja belaku untuk jarang lingkungan yang jauh, tapi bisa saja terjadi didalam rumah, misalnya kebiasaan Kakak dan adik akan berbeda saat mereka ada dikamarnya masing-masing. 

 

12. Keyakinan/Kepercayaan 

Keyakinan/Kepercayaan suatu masyarakat sangat mempengaruhi kebudayaan dari masyarakat tersebut. Contoh masyarakat Bali mayoritas masyarakat di Bali menganut agama Hindu, masyarakat Medan mayoritas menganut agama kristen. Tradisi keagamaan yang dilakukan didaerah tersebut sudah jelas berbeda satu sama lain, ini merupakan contoh dari perbedaan Keyakinan/kepercayaan mempengaruhi budaya masyarakatnya.

 

mengapa terjadi perbedaan suku bangsa di indonesia

Daerah kebudayaan yaitu terjadinya penggabungan/ penggolongan dari beberapa suku yang memiliki bermacam-macam kebudayaan, namun memiliki kesamaan unsur dan ciri mencolok.

 

Penggabungan/penggolongan kebudayaan dalam suatu daerah didasarkan pada persamaan ciri-ciri yang paling mencolok.     Tidak hanya ciri fisiknya (misalkan alat untuk berburu, alat untuk bertani, dll), juga unsur kebudayaannya yang lebih bersifat abstrak contoh sistem sosial atau sistem budayanya. (contoh sistem organisasi kemasyarakatan, sistem ekonomi, tradisi keagamaan,dan adat istiadat).   

 

Kebudayaan yang beraneka ragam adalah suatu negara, yang menjadikan suatu kebudayaan itu menjadi unik dan khas. Kebudayaan yang kita miliki saaat ini dan masih ada, wajib terus dijaga dan dilestarikan bersama agar tidak hilang.    

 

Demikian penjelasan mengenai 12 hal apa saja yang menjadikan perbedaan budaya pada masyarakat Indonesia

 

Perbedaanlah yang membentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tanpa perbedaan tidak ada NKRI. NKRI Harga Mati. Bhineka Tunggal Ika. Berbeda-beda tetap satu kesatuan.


your advertise here
This Is The Newest Post
Previous article Previous Post
Themeindie.com